Contoh Program Perulangan (Looping) pada JAVA

Assalamu’alaikum wr.wb, salam sejahtera untuk kita semua.

Dalam postingan kali ini, kita akan mengulas tentang bagaimana proses looping bekerja dalam bahasa pemograman Java. Untuk itu untuk memudahkan dalam pembuktian dari hasil proses looping kita akan membuat program sederhana dengan isi kode program seperti berikut :

1
2
3
4
5
6
public static void main(String[] args) {
        // TODO Auto-generated method stub
        for(int a = 1;a<=13;a+=2){
            System.out.print(a+" ");
        }
}
public static void main(String[] args) {
		// TODO Auto-generated method stub
		for(int a = 1;a<=13;a+=2){
			System.out.print(a+" ");
		}
}

Ketika dijalankan program tersebut akan menghasilkan output seperti berikut :

1
1 3 5 7 9 11 13
1 3 5 7 9 11 13

Bagaimana cara kerja looping pada program tersebut ? Looping merupakan sebuah proses perulangan hingga suatu kondisi ditemukan dan akan berhenti ketika kondisi sudah tidak memenuhi persyaratan kondisi.

Dalam program di atas kita memiliki variabel ‘a’ yang memiliki nilai awal 1. Kemudian kondisi pada looping tersebut memiliki pernyataan apabila nilai variabel ‘a’ masih lebih kecil atau sama dengan 13 maka akan masuk/mengeksekusi perintah dalam looping. Sementara syntax ‘a+=2’ adalah jika perintah dalam looping sudah dieksekusi maka variabel ‘a’ akan bernilai variabel ‘a’ ditambah 2. Jadi, ketika selesai perintah dalam looping dijalankan variabel ‘a’ akan bertambah nilainya sebanyak 2 dst hingga variabel ‘a’ bernilai sama dengan 13 barulah proses perulangan looping dihentikan.

Berikutnya kita akan membuat program looping lebih kompleks ditambah dengan proses pengecekan atau percabangan kondisi dengan bantuan IF, berikut kode programnya :

1
2
3
4
5
6
7
8
9
for(int a = 1;a<=4;a++){
      System.out.print(a+" ");
 
      if((a%2)==0){
    int lastA = a-1;
 
        System.out.print(a+lastA+" ");
      }
}
for(int a = 1;a<=4;a++){
      System.out.print(a+" ");

      if((a%2)==0){
	int lastA = a-1;

        System.out.print(a+lastA+" ");
      }
}

Output dari program tersebut adalah :

1
1 2 3 3 4 7
1 2 3 3 4 7

Program yang kedua adalah contoh program yang menerapkan proses looping serta percabangan kondisi dengan IF. Perhatikan output program tersebut, pada setiap bilangan ke 3 atau sesudah menyentuh angka bilangan genap (2 & 4) pasti angka berikutnya adalah hasil penjumlahan dari 2 angka sebelumnya.

Sebenarnya dalam program tersebut kita hanya perlu menjalankan looping sebanyak 1 buah looping. Untuk menjumlahkan bilangan kita hanya perlu melakukan pengecekan kondisi dengan bantuan IF, dengan persyaratan kondisi jika angka yang dilooping telah menyentuh bilangan genap maka dilakukan proses penjumlahan antara bilangan yang diloop dengan bilangan yang pernah diloop sebelumnya (untuk mencari nilai sebelumnya disini kita menggunakan bantuan variabel tambahan, dimana variabel ‘a’ dikurang -1).

Sementara itu untuk melakukan pengecekan apakah bilangan yang diloop merupakan bilangan genap adalah dengan menggunakan operator mod (%) untuk mengetahui sisa hasil pembagian apakah habis atau tidak. Jika habis, maka bisa dipastikan bilangan tersebut adalah bilangan genap. Dan ketika angka loop menyentuh angka 4 maka proses perulangan dihentikan.

Dengan contoh program-program sederhana diatas dapat disimpulkan bahwa proses looping merupakan proses perulangan dimana ketika perulangan tersebut dilakukan pengecekan kondisi apakah kondisi sudah memenuhi syarat untuk dilakukan loop atau tidak.

Dan contoh yang ke 2 mengajarkan kita bahwa didalam proses looping kita bisa menggabungkan dengan proses-proses operasi lainnya, percabangan bahkan looping didalam looping sekalipun (nested loop).

Semoga contoh program kali ini bisa memberikan pemahaman kita tentang konsep dasar perulangan dalam bahasa pemograman Java. Semoga bermanfaat.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *