Category Archives: Belajar Java

Contoh Program dengan Method, Loop, Percabangan IF-ELSE pada JAVA

Assalamu’alaikum wr.wb, salam sejahtera untuk kita semua.

Sebelumnya kita telah melihat contoh program perulangan atau looping. Beberapa waktu yang lalu kita juga sempat membahas mengenai konsep OOP pada Java, dimana kita telah mengenal apa itu Object,Class dan Method. Pada kesempatan kali ini kita akan membuat program menggunakan method dengan menggabungkan perulangan / looping dan percabangan if-else didalam method tersebut.

Materi tentang Method dapat disimak dari postingan berikut, Pengertian dari Class, Object, dan Method Pada Java . Sedangkan untuk perulangan bisa dilihat dalam contoh berikut, Contoh Program Perulangan (Looping) pada JAVA. Untuk percabangan if-else, If , Else,Switch Conditional Bahasa Pemrograman JAVA

Pertama kita buat Java empty file terlebih dahulu :

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
public class Main {
 
    /**
     * @param args
     *            the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        // TODO code application logic here
 
    }
 
}
public class Main {

	/**
	 * @param args
	 *            the command line arguments
	 */
	public static void main(String[] args) {
		// TODO code application logic here

	}

}

Kemudian kita buat method-method yang nantinya akan dipanggil,

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
    public static void cetakBatas(int length) {
        for (int i = 0; i < length; i++) {
            System.out.print("-");
        }
    }
 
    public static void cetakUjung(int length) {
        for (int i = 0; i < length; i++) {
            if (i == 0 || i == length - 1) {
                System.out.print("|");
            } else {
                System.out.print(" ");
            }
        }
    }
 
    public static void cetakTeks(int length, String teks) {
 
        for (int i = 1; i <= length; i++) {
            if (i == 1 || i == length) {
                System.out.print("|");
            }else {
                int middle = ((length / 2) + 1) - (teks.length()/2);
 
                if (i == middle) {
                    System.out.print(teks);
                    i+=teks.length()-1;
                } else {
                    System.out.print(" ");
                }
 
            }
        }
    }
 
    public static void cetak(int height, int width, String teks) {
        for (int i = 1; i <= height; i++) {
            if (i == 1 || i == height) {
                cetakBatas(width);
            } else {
                int middle = (height / 2) + 1;
 
                if (i == middle) {
                    cetakTeks(width, teks);
                } else {
                    cetakUjung(width);
                }
            }
            System.out.println("");
        }
    }
    public static void cetakBatas(int length) {
		for (int i = 0; i < length; i++) {
			System.out.print("-");
		}
	}

	public static void cetakUjung(int length) {
		for (int i = 0; i < length; i++) {
			if (i == 0 || i == length - 1) {
				System.out.print("|");
			} else {
				System.out.print(" ");
			}
		}
	}

	public static void cetakTeks(int length, String teks) {

		for (int i = 1; i <= length; i++) {
			if (i == 1 || i == length) {
				System.out.print("|");
			}else {
				int middle = ((length / 2) + 1) - (teks.length()/2);

				if (i == middle) {
					System.out.print(teks);
					i+=teks.length()-1;
				} else {
					System.out.print(" ");
				}

			}
		}
	}

	public static void cetak(int height, int width, String teks) {
		for (int i = 1; i <= height; i++) {
			if (i == 1 || i == height) {
				cetakBatas(width);
			} else {
				int middle = (height / 2) + 1;

				if (i == middle) {
					cetakTeks(width, teks);
				} else {
					cetakUjung(width);
				}
			}
			System.out.println("");
		}
	}

Method cetakBatas berfungsi untuk menampilkan batas berupa garis horizontal, method ini memiliki parameter length yang berfungsi untuk menentukan banyaknya garis-garis horizontal yang akan dicetak.

Method cetakUjung berfungsi untuk menampilkan garis-garis vertikal disetiap sisi ujung kiri/awal & kanan/akhir. Method ini memiliki parameter length yang fungsinya untuk menyeimbangi garis vertikal dalam method cetakBatas sehingga nantinya garis vertikalhanya akan di cetak tegak lurus dengan garis horizontal pertama dan terakhir sehingga akan memberikan kesan kotak atau adanya frame dalam program yang akan kita jalankan.

Method cetakTeks berfungsi untuk menampilkan kata yang diinputkan oleh user melalui parameter untuk ditempatkan ditengah-tengah program. Terdapat parameter length juga untuk menentukan pada baris keberapa teks di tampilkan, hal ini berfungsi agar teks terkesan berada ditengah program.

Kemudian kita membuat method cetak yang memiliki 3 parameter, yaitu tinggi frame, lebar frame, dan tulisan yang akan kita tampilkan. Method ini merupakan method yang berhubungan langsung oleh user atau method interface untuk memanggil mehod-method lainnya yang sudah kita buat sebelumnya.

Setelah itu kita panggil method cetak dalam main[] method,

1
2
3
4
public static void main(String[] args) {
    // TODO code application logic here
    cetak(5, 11, "Utama");
}
public static void main(String[] args) {
	// TODO code application logic here
	cetak(5, 11, "Utama");
}

Kode diatas berarti kita akan memanggil method cetak pada saat program dijalankan dengan memberikan nilai parameter 5 untuk tinggi, 11 untuk lebar, dan kata ‘Utama’ sebagai teks yang akan ditampilkan nantinya.

Kemudian kita jalankan program di atas, sehingga kita akan memperoleh output seperti ini :

Capture

Contoh diatas merupakan penggabungan method, perulangan/looping serta percabangan if-else dalam bahasa pemograman Java. Program tersebut kita buat dengan dinamis, dengan kata lain user bisa memasukkan nilai tinggi dan lebar frame serta teks apapun untuk ditampilkan dan berada ditengah-tengah.

Semoga contoh diatas bisa memberikan pemahaman dan menambah ilmu kita dalam membuat program dengan bahasa Java. Selamat berlatih !

Contoh Program Perulangan (Looping) pada JAVA

Assalamu’alaikum wr.wb, salam sejahtera untuk kita semua.

Dalam postingan kali ini, kita akan mengulas tentang bagaimana proses looping bekerja dalam bahasa pemograman Java. Untuk itu untuk memudahkan dalam pembuktian dari hasil proses looping kita akan membuat program sederhana dengan isi kode program seperti berikut :

1
2
3
4
5
6
public static void main(String[] args) {
        // TODO Auto-generated method stub
        for(int a = 1;a<=13;a+=2){
            System.out.print(a+" ");
        }
}
public static void main(String[] args) {
		// TODO Auto-generated method stub
		for(int a = 1;a<=13;a+=2){
			System.out.print(a+" ");
		}
}

Ketika dijalankan program tersebut akan menghasilkan output seperti berikut :

1
1 3 5 7 9 11 13
1 3 5 7 9 11 13

Bagaimana cara kerja looping pada program tersebut ? Looping merupakan sebuah proses perulangan hingga suatu kondisi ditemukan dan akan berhenti ketika kondisi sudah tidak memenuhi persyaratan kondisi.

Dalam program di atas kita memiliki variabel ‘a’ yang memiliki nilai awal 1. Kemudian kondisi pada looping tersebut memiliki pernyataan apabila nilai variabel ‘a’ masih lebih kecil atau sama dengan 13 maka akan masuk/mengeksekusi perintah dalam looping. Sementara syntax ‘a+=2’ adalah jika perintah dalam looping sudah dieksekusi maka variabel ‘a’ akan bernilai variabel ‘a’ ditambah 2. Jadi, ketika selesai perintah dalam looping dijalankan variabel ‘a’ akan bertambah nilainya sebanyak 2 dst hingga variabel ‘a’ bernilai sama dengan 13 barulah proses perulangan looping dihentikan.

Berikutnya kita akan membuat program looping lebih kompleks ditambah dengan proses pengecekan atau percabangan kondisi dengan bantuan IF, berikut kode programnya :

1
2
3
4
5
6
7
8
9
for(int a = 1;a<=4;a++){
      System.out.print(a+" ");
 
      if((a%2)==0){
    int lastA = a-1;
 
        System.out.print(a+lastA+" ");
      }
}
for(int a = 1;a<=4;a++){
      System.out.print(a+" ");

      if((a%2)==0){
	int lastA = a-1;

        System.out.print(a+lastA+" ");
      }
}

Output dari program tersebut adalah :

1
1 2 3 3 4 7
1 2 3 3 4 7

Program yang kedua adalah contoh program yang menerapkan proses looping serta percabangan kondisi dengan IF. Perhatikan output program tersebut, pada setiap bilangan ke 3 atau sesudah menyentuh angka bilangan genap (2 & 4) pasti angka berikutnya adalah hasil penjumlahan dari 2 angka sebelumnya.

Sebenarnya dalam program tersebut kita hanya perlu menjalankan looping sebanyak 1 buah looping. Untuk menjumlahkan bilangan kita hanya perlu melakukan pengecekan kondisi dengan bantuan IF, dengan persyaratan kondisi jika angka yang dilooping telah menyentuh bilangan genap maka dilakukan proses penjumlahan antara bilangan yang diloop dengan bilangan yang pernah diloop sebelumnya (untuk mencari nilai sebelumnya disini kita menggunakan bantuan variabel tambahan, dimana variabel ‘a’ dikurang -1).

Sementara itu untuk melakukan pengecekan apakah bilangan yang diloop merupakan bilangan genap adalah dengan menggunakan operator mod (%) untuk mengetahui sisa hasil pembagian apakah habis atau tidak. Jika habis, maka bisa dipastikan bilangan tersebut adalah bilangan genap. Dan ketika angka loop menyentuh angka 4 maka proses perulangan dihentikan.

Dengan contoh program-program sederhana diatas dapat disimpulkan bahwa proses looping merupakan proses perulangan dimana ketika perulangan tersebut dilakukan pengecekan kondisi apakah kondisi sudah memenuhi syarat untuk dilakukan loop atau tidak.

Dan contoh yang ke 2 mengajarkan kita bahwa didalam proses looping kita bisa menggabungkan dengan proses-proses operasi lainnya, percabangan bahkan looping didalam looping sekalipun (nested loop).

Semoga contoh program kali ini bisa memberikan pemahaman kita tentang konsep dasar perulangan dalam bahasa pemograman Java. Semoga bermanfaat.

Pengertian dari Class, Object, dan Method Pada Java

Assalamu’alaikum wr.wb, salam sejahtera untuk kita semua.

Setelah kita mengenal teknik dasar dalam membuat program dengan menggunakan JAVA, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui terlebih dahulu tentang konsep object oriented menggunakan Java. Dalam pemrograman berorientasi object, kita harus memandang segala sesuatu sebagai object. Berbagai benda disekitar kita adalah object seperti meja, kuri, rumah dan lainnya.

Apa sih Objek (Object) ?

Setiap objek memiliki dua karakteristik yaitu Attribute (State) dan Behavior.Attribute (State) merupakan identitas atau informasi objek itu sendiri atau disebut juga sebagai variable, sedangkan Behavior adalah tingkah laku atau apa yang dapat dilakukan oleh objek itu atau disebut juga sebagai method.

Sebagai contoh Attribute (State) dari pesawat adalah nama pesawat, tipe, warna, tahun produksi, roda, dll. Sedangkan Behavior dari pesawat adalah cara menghidupkan mesin, cara menerbangkan pesawat (take off), cara menurunkan pesawat (landing), dll.

Contoh :
–          Titik
Titik merupakan sebuah objek yang terdiri dari posisi x dan posisi y
–          Persegipanjang
Persegipanjang merupakan objek yang mempunyai panjang dan lebar

Apa sih Kelas (Class) ?

Kelas merupakan cetakan atau blueprint atau prototype, hasil dari cetakan itu disebut objek. Contoh pesawat Boeing 737 dibuat dengan rancangan yang sama, rancangan pesawat ini disebut kelas. Hasil rancangan itu menjadi pesawat Boeing 737 yang disebut objek. Pesawat-pesawat hasil rancangan tadi bisa memiliki warna, nama yang berbeda-beda tergantung perusahaan penerbangannya. Disini jelas bahwa objek memiliki sifat independen. Objek adalah instance dari kelas, satu kelas bisa memiliki beberapa objek.

Contoh penulisan Class :

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
public class Burung {
    String nama; //atribut nama
    String jenis; //atribut jenis
    String warna; //atribut warna
    String sayap; //atribut sayap
 
    //method terbang
    public void terbang(){
        this.sayap = "mengepak";
        System.out.println("Burung "+this.nama+" Sedang Terbang");
    }
    //method tidur
    public void tidur(){
        this.sayap = "diam";
        System.out.println("Burung "+this.nama+" Sedang Tidur");
    }
}
public class Burung {
    String nama; //atribut nama
    String jenis; //atribut jenis
    String warna; //atribut warna
    String sayap; //atribut sayap

    //method terbang
    public void terbang(){
        this.sayap = "mengepak";
        System.out.println("Burung "+this.nama+" Sedang Terbang");
    }
    //method tidur
    public void tidur(){
        this.sayap = "diam";
        System.out.println("Burung "+this.nama+" Sedang Tidur");
    }
}

Apa itu Method ?

Method atau fungsi atau operasi atau behaviour merupakan perintah-perintah prosedural yang ditempatkan pada kelas untuk mendapat hasil dari perintah-perintah tersebut. Method merupakan suatu operasi berupa fungsi-fungsi yang dapat dikerjakan oleh suatu object. Method didefinisikan pada class akan tetapi dipanggil melalui object.

Contoh : pada object mangga : terdapat method ambilRasa , kupasKulit dan lain-lain.

Contoh penulisan Method :

1
2
3
4
5
6
7
8
9
public String menjumlah(){
int i = 2;
int j = 3;
int c = 2+3;
 
String s = "hasil dari 2 + 3 adalah "+c;
 
return s;
}
public String menjumlah(){
int i = 2;
int j = 3;
int c = 2+3;

String s = "hasil dari 2 + 3 adalah "+c;

return s;
}

Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca. Sekian dulu yah, semoga makin tertarik dengan java !

Sumber :

http://agusharyanto.net/wordpress/?p=531

http://blogjavaj2me.blogspot.co.id/2012/07/pengertian-dari-class-object-dan-method.html

http://juni-ana-prihati.blogspot.co.id/

https://alqaa.wordpress.com/2012/03/26/cara-menulis-membuat-method-di-java/