Category Archives: Belajar Java

Perulangan (Looping) Dalam Bahasa Pemrograman JAVA

Assalamu’alaikum wr.wb, salam sejahtera untuk kita semua.

Setelah kemarin kita belajar tentang dasar percabangan atau conditional if,else, dan swtich. Kali ini kita akan belajar mengenai dasar perulangan dalam bahasa pemrograman JAVA.

Perulangan atau looping adalah suatu proses di dalam pemrograman yang dapat meng-eksesusi beberapa statement yang sama dengan berulang ulang sampai berhenti pada kondisi tertentu. Perulangan pada dasarnya memiliki fungsi efisien, ada 3 jenis perulangan yaitu:

  • For

For merupakan perulangan yang memiliki  variable untuk melakukan pengkondisian. Element pada for yaitu nilai awal, syarat, dan penambahan atau pengurangan nilai. misalnya

  • While

While  merupakan perulangan yang berguna untuk terus melakukan proses perulangan selama kondisinya benar (true) dan berhenti apabila salah (false). misalnya:

  • Do While

Do while merupakan perulangan yang hampir sama dengan while, namun while disini bersifat memproses atau mengecek instruksi  terlebih dahulu kemudian membandingkan (kondisi). sedangkan pada while bersifat mengecek kondisi baru melakukan instruksi. Misal

Sekian pembahasan kita mengenai perulangan atau looping dalam bahasa pemrograman JAVA. Semoga bermanfaat dan selamat berlatih !

Sumber : http://muhammadarga.blogspot.co.id/2013/10/percabangan-dan-perulangan-pemrograman.html

If , Else,Switch Conditional Bahasa Pemrograman JAVA

Assalamu’alaikum wr.wb, salam sejahtera untuk kita semua.

Kali ini akan dibahas mengenai If dan Else Conditional dalam bahasa pemrograman JAVA. Setelah sebelumnya kita membahas mengenai cara membuat program sederhana dan pengenalan beberapa tipe data JAVA, kita akan membahas tentang percabangan.

Percabangan adalah suatu keadaan dimana pernyataan dapat dieksekusi apabila suatu kondisi memenuhi syarat untuk mengerjakan pernyataan tersebut

Percabangan pada Java ada 2 yaitu :

if
Percabangan if merupakan percabangan yang melibatkan lebih dari satu kondisi dan penggabungan beberapa if dan bisa juga digabungkan menjadi if-else

Switch
Percabangan switch memberikan suatu cara untuk mengatasi banyak kemungkinan bermunculan dengan cara memberikan nilai variabel atau pernyataan tunggal.

Berikut merupakan contoh percabangan dari if dan switch:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
class teskeputusan{
     public static void main (String[] args) {
        char jeniskelamin='L';
 
        if (jeniskelamin=='L')
                System.out.println("Cowok");
        else if (jeniskelamin=='P')
                System.out.println("Cewek");
        else
                 System.out.println("Transgender");
     }
}
class teskeputusan{
     public static void main (String[] args) {
       	char jeniskelamin='L';

       	if (jeniskelamin=='L')
         		System.out.println("Cowok");
       	else if (jeniskelamin=='P')
         		System.out.println("Cewek");
       	else
		         System.out.println("Transgender");
     }
}
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
class teskeputusan{
     public static void main (String[] args) {
        char jeniskelamin='L';
 
        switch (jeniskelamin){
      case 'L' : System.out.println("Cowok");
    break;
      case 'P' : System.out.println("Cewek");
    break;
      default : System.out.println("Transgender");
    break;
     }
}
class teskeputusan{
     public static void main (String[] args) {
       	char jeniskelamin='L';

       	switch (jeniskelamin){
	  case 'L' : System.out.println("Cowok");
	break;
	  case 'P' : System.out.println("Cewek");
	break;
	  default : System.out.println("Transgender");
	break;
     }
}

Sekian pembahasan tentang Conditional / Percabangan dalam bahasa JAVA kali ini. Kita akan membahas dasar-dasar yang lain kedepannya lebih lanjut. Selamat berlatih !

Sumber : http://muhammadarga.blogspot.co.id/2013/10/percabangan-dan-perulangan-pemrograman.html

Macam-macam Tipe Data pada JAVA

Assalamu’alaikum wr.wb, salam sejahtera dan salam hangat untuk kita semua.

Pada kiriman ini penulis mencoba kembali membahas mengenai bahasa pemrograman JAVA. Setelah dalam beberapa postingan sebelumnya kita membahas tentang proses pembuatan aplikasi sederhana dengan Java, alangkah baiknya kita mempelajari terlebih dahulu tentang apa itu tipe data dan mengenal ada berapa tipe data yang digunakan dalam bahasa pemrograman Java.

Pertama-tama, kita harus mengetahui apa itu tipe data ?

Tipe data adalah jenis data yang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Tipe data pada umumnya termasuk tipe data primitif, yaitu interger, floating point number dan character (string). Kumpulan dari tipe data primitif yang sejenis juga dapat disatukan dalam sebuah blok yang disebut array.

Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya. Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer). Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe data yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi. (Sumber)

Jadi dengan kata lain, misalkan sebuah variabel adalah wadah suatu zat, kemudian kita memiliki beberapa zat yang ingin kita simpan didalam wadah tersebut. Misal, kita memiliki air untuk ditempatkan dalam suatu wadah, apa yang akan kita gunakan untuk menampung / mewadahi air tersebut ? Gelas ? Ember ? Gayung ? Ya benar sekali. Kita harus menggunakan wadah khusus zat cairan untuk menampung / mewadahi air, kita tidak mungkin menggunakan wadah lainnya. Kita tidak mungkin menggunakan kardus untuk mewadahi air bukan ? Karena kardus digunakan untuk mewadahi zat padat. Jadi sama halnya dengan tipe data, apabila kita ingin menampung/menyimpang sebuah input huruf, kita tidak bisa menyimpannya dalam bentuk tipe data angka / integer, karena tipe data integer / angka hanya di desain khusus untuk menampung / mewadahi inputan berupa angka saja.

Setelah kita memahami apa itu tipe data seperti yang dijelaskan di atas, kita bisa memulai untuk mengetahui apa saja tipe data yang ada, khususnya dalam bahasa pemrograman Java.

Java mempunyai 11 macam tipe data yang terdiri atas tipe data sederhana dan referensi / komposit. Tipe sederhana meliputi byte, short, int, long, char, float, double dan boolean yang terbagi menjadi 3 tipe. Sedangkan tipe data referensi meliputi class,array dan interface.

A. Tipe Data Sederhana

  1. Integer (Bilangan Bulat)
              Tipe data yang masuk menjadi bagian ini adalah byte, short, int dan long. Semua tipe data ini bersifat

Signed, yaitu bisa mempresentasikan nilai positif dan negatif. Tidak seperti tipe data lainnya, Java tidak mendukung tipe data Unsigned yang hanya bisa mempresentasikan nilai postif.

  • Byte

Type byte umumnya digunakan pada saat kita bekerja dengan sebuah data stream dari suatu file maupun jaringan, yaitu untuk kepeluan proses membaca/menulis. Selain itu, tipe ini juga digunakan saat bekerja dengan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe-tipe lain yang didefiniskan di dalam Java.

  • Short

Pada umumnya diaplikasikan pada komputer-komputer 16-bit, yang saat ini semakin jarang keberadaanya

  • Int

Tipe ini merupakan tipe yang paling banyak dipakai dalam merepresentasikan angka dalam Java, dikarenakan dianggap paling efisien dibandingkan dengan tipe-tipe integer lainnya. Tipe Int banyak digunakan untuk indeks dalam struktur pengulangan maupun dalam konstruksi sebuah array.Selain itu, secara teori setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer byte, short, int, long) semuanya akan dipromosikan ke int terlebih dahulu sebelum dilakukan proses perhitungan.

  • Long

Tipe ini digunakan untuk kasus-kasus tertentu yang nilainya berada di luar rentang tipe int, karna tipe ini punya range paling tinggi dibanding Integer lainnya. Dengan kata lain, tipe long terpaksa digunakan jika data memiliki range diluar range int.

2. Floating – Point (Bilangan Pecahan)

Tipe floating-point digunakan untuk merepresentasikan nilai-nilai yang mengandung pecahan atau angka decimal di belakang koma, seperti 3.1416,5.25, dan sebagainya. Bilangan semacam ini disebut sebagai bilangan riil. Dalam Java tipe ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu float, dan double.

  • Float

Tipe ini digunakan untuk menandakan nilai–nilai yang mengandung presisi atau ketelitan tunggal (single-precision) yang menggunakan ruang penyimpanan 32-bit. Presisi tunggal biasanya lebih cepat untuk processor-processor tertentu dan memakan ruang penyimpanan setengah kali lebih sedikit dibandingkan presisi ganda (double precision). Permasalahan yang timbul dari pemakaian tipe float untuk nilai-nilai yang terlalu kecil atau justru terlalu besar, karena nilai yang dihasilkan akan menjadi tidak akurat.

  • Double

Tipe ini mengandung tingkat ketelitian ganda atau presisi ganda (double precision) dan menggunakan ruang penyimpanan 64-bit untuk menyimpan nilai. Tipe double tentu lebih cepat untuk melakukan perhitungan-perhitungan matematis daripad tipe float. Untuk perhitungan yang bersifat bilangan riil dan menghasilkan hasil yang lebih akurat, maka lebih baik menggunakan tipe double.

3. Char

Tipe data char merupakan tipe untuk menyatakan sebuah karakter.  Java menggunakan karakter Unicode untuk merepresentasikan semua karakter yang ada . Unicode ialah sekumpulan  karakter yang terdapat pada semua bahasa, seperti bahasa Latin, Arab, Yunani dan lain-lainnya. Karena bahasa Java dirancang untuk dapat diterapkan di berbagai macam platform, maka Java menggunakan karakter Unicode yang membutuhkan ukuran 16-bit. Untuk karakter-karakter yang tidak dapat diketikkan secara langsung melalui keyboard, java menyediakan beberapa escape sequence (pasangan karakter yang dianggap sebagai karakter tunggal). Escape sequence tidak dianggap sebagai String, melainkan tetap sebagai tipe karakter khusus.

4. Boolean

Tipe boolean adalah tipe data yang digunakan untuk menampung nilai logika, yaitu nilai yang hanya memiliki dua buah kemungkinan (benar atau salah). Tipe ini ditandai dengan kata kunci Boolean. Dalam bahasa Java, nilai benar dipresentasikan dengan kata kunci true dan nilai salah dengan kata kunci false.

B. Tipe Data Referensi

1. Class

Kelas dapat didefiniskan sebagai cetak biru (blueprint) atau prototipe/kerangka yang mendefiniskan variabel-variabel (data) dan method-method (perilaku) umum dari sebuah objek. Dengan kata lain kelas adalah sebuah kesatuan yang terintegrasi antara method dan data yang mengacu pada suatu objek.
Dalam dunia permrograman, sebenarnya kelas tidak jauh berbeda dengan tipe data sederhana. Perbedaannya, tipe data sederhana digunakan untuk mendeklarasikan variabel ‘normal’, sedangkan kelas digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang berupa objek. Variabel yang berupa objek ini sering disebut dengan referensi objek (object reference).
Pada saat kita membuat sebuah kelas baru. Sekali didefiniskan, maka tipe data baru ini dapat digunakan untuk membuat suatu objek dari tipe tersebut. Dengan kata lain, kelas adalah pola (template) untuk pembuatan objek, dan objek adalah wujud nyata (instance) dari sebuah kelas.
2. Array
Tipe data ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif.
Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang memiliki tipe data sama didalam sebuah blok memori yang berdekatan yang kemudian dibagai menjadi beberapa slot.
3. Interface
Interface merupakan sekumpulan method yang hanya memuat deklarasi dan struktur method, tanpa detail implementasinya. Sedangkan detail dari method tersebut berada pada class yang mengimplementasikan interface tersebut. Interface digunakan bila Anda ingin mengaplikasikan suatu method yang spesifik,  yang tidak diperoleh dari proses inheritance yang lebih terbatas. Tipe data yang boleh pada interface hanya tipe data konstan.
Itu kira-kira macam-macam tipe data yang digunakan dalam bahasa pemrograman Java. Semoga dengan artikel ini kita bisa lebih menguasai tentang penggunaan tipe data dalam membuat program dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Sampai jumpa.